Tips, travel, Wisata

Pemandangan Yang Indah Dari Puncak Gunung Merbabu

5 Fakta Puncak Merbabu Yang Akan Membuat Lo Makin Semangat Mendaki!

Ski-jungle.com – Gunung Merbabu yang ada di Indonesia memiliki ketinggian 3.142 mdpl. Untuk memulai pendakian, kamu bisa menempuh perjalanan dari kota Boyolali menuju Selo sekitar 45 menit. Dari kota Salatiga menuju Cunthel membutuhkan waktu 40 menit dan Magelang menuju Suwanting setidaknya 46 menit.

Jalur pendakian gunung Merbabu adalah lewat dusun Thekelan, Selo, Cunthel, Suanting, dan Wekas. Saat sampai di tempat registrasi hawa dingin sudah menyelimuti. Setelah melakukan pembayaran Rp 15 ribu. Nantinya, petugas loket akan menjelaskan mengenai biaya dan peraturan pendakian. Sebelum mendaki pastikan sudah menyiapkan fisik, mental, pengetahuan, dan peralatan.

Jalur pendakian tak hanya melewati 5 jalur tadi. Kamu juga bisa menemukan jalur tersembunyi yang sepi dengan pendaki. Amati setiap sudut dusun sekitar gunung Merbabu dan bertanya pada warga sekitar. Biasanya jalur ini bisa lebih cepat sampai puncak, tetapi untuk kamu si pendaki pemula cukup berbahaya.

Melihat Kondisi Gunung Merbabu Sebelum dan Setelah Terbakar - kumparan.com

Baru sampai di pos satu, pemandangan terasa menakjubkan. Langit biru, pohon rindang, dan angin sepoi-sepoi membuat kamu lebih semangat menuju ke pos selanjutnya. Meski harus menapaki tanah kering, jalan berbatu, dan alang-alang tak akan menyurutkan niatmu melanjutkan pendakian.

Gunung api yang sudah mati ini tepat bersebelahan dengan gunung Merapi, bak saudara kembar. Maka jangan heran, bila di setiap pos pendakian kamu akan dibuat takjub dengan kemegahan dan eksotisme Gunung Mbah Marijan ini.

Tengoklah ke sisi Barat Laut yang searah jarum jam sepuluh. Panorama unik dua gunung kecil akan kamu temukan. Gunung Sindoro dan Sumbing seolah sedang berdampingan. Kamu pun bisa menikmati setiap sisi keperawanan gunung Merbabu. Sunset dan sunrise yang membuat langit berwarna oranye-jingga, akan membuatmu ingin terus menatap dan tak ingin berpaling.

Setengah jalan sudah dilalui. Kewaspadaan saat mendaki tetap harus tinggi. Bila cuaca sedang dingin-dinginnya, siapkan jaket tebal agar hipotermia tak mengancam. Perhatikan rombongan, supaya tak tersesat dari jalur dan berjalan sendirian.

Jalur Pendakian Gunung Merbabu Mulai Dibuka Sabtu 1 Februari 2020 : Okezone  News

Bila sudah merasa lelah dengan perjalanan. Tak perlu ambil pusing, rehat sejenak. Kamu bisa duduk di atas sabana, luruskan kaki, dan tarik napas dalam-dalam. Pejamkan mata dan mulai nikmati betapa syahdunya gesekan ilalang yang dihempas oleh angin khas pegunungan.

Setelah letihmu hilang, mulai beranjak dan ambil ponsel atau kamera dari dalam tas ranselmu. Abadikan landmarkGunung Merbabu seperti bukit, sabana, pepohonan, dan aneka hewan liar bila kamu beruntung menemukannya. Swafoto untuk konten estetik di media sosial jangan sampai terlewat.

Segala yang terlihat di setiap pos pendakian, akan membuatmu terpana. Salah satunya bila menemukan Sabana. Panorama bak Gunung New Zealand di provinsi Jawa Tengah. Sudah pasti, muncak di gunung Merbabu tak akan membuatmu rugi.

Melihat Sunrise yang Indah Dari Puncak Gunung Merbabu Via Gancik -  Destinasi Travel Indonesia

Baru sampai di pos satu, pemandangan terasa menakjubkan. Langit biru, pohon rindang, dan angin sepoi-sepoi membuat kamu lebih semangat menuju ke pos selanjutnya. Meski harus menapaki tanah kering, jalan berbatu, dan alang-alang tak akan menyurutkan niatmu melanjutkan pendakian.

Gunung api yang sudah mati ini tepat bersebelahan dengan gunung Merapi, bak saudara kembar. Maka jangan heran, bila di setiap pos pendakian kamu akan dibuat takjub dengan kemegahan dan eksotisme Gunung Mbah Marijan ini.

Tengoklah ke sisi Barat Laut yang searah jarum jam sepuluh. Panorama unik dua gunung kecil akan kamu temukan. Gunung Sindoro dan Sumbing seolah sedang berdampingan. Kamu pun bisa menikmati setiap sisi keperawanan gunung Merbabu. Sunset dan sunrise yang membuat langit berwarna oranye-jingga, akan membuatmu ingin terus menatap dan tak ingin berpaling.

Setengah jalan sudah dilalui. Kewaspadaan saat mendaki tetap harus tinggi. Bila cuaca sedang dingin-dinginnya, siapkan jaket tebal agar hipotermia tak mengancam. Perhatikan rombongan, supaya tak tersesat dari jalur dan berjalan sendirian.