News, Tips, travel, Wisata

Negara Malta Akan Membayar Wisatawan yang Menginap di Hotel Bintang 3 sampai 5

5 Destinasi Wisata di Malta, Negara Cantik di Tengah Laut Mediterania

Malta, sebuah negara kepulauan di Mediterania di selatan Sisilia, Eropa akan membayar wisatawan yang memesan hotel bintang lima di negara tersebut Hal ini sebagai langkah untuk mendorong pelancong agar berlibur ke negara kepulauan di Eropa tersebut.

Dilansir Fox Information, berdasarkan keterangan resmi Otoritas Pariwisata Malta, negara itu akan membayar bagi pengunjung yang memesan untuk menginap selama tiga malam di hotel bintang tiga hingga lima.

Pelancong yang memesan resort bintang lima di negara itu akan dibayar sebesar 119 dolar AS atau Rp 1,7 juta per malam. Sedangkan, setiap wisatawan yang menginap di resort bintang empat akan dibayar Rp 1,3 juta dan tamu di hotel bintang tiga akan mendapatkan Rp 871 ribuan.

Menteri Pariwisata Clayton Bartolo, mengatakan bahwa jumlah tersebut akan disesuaikan dengan hotel, menggandakannya di setiap tingkat. Sehingga, pengunjung dapat memperoleh hingga Rp 3,5 jutaan untuk menginap tiga malam di hotel bintang lima.

Skema pariwisata yang populer di Eropa itu akan berlaku mulai 1 Juni, bertepatan dengan pencabutan perbatasan COVID-19 di negara itu. Dicabutnya pembatasan itu berarti wisatawan yang memesan liburan musim panas secara langsung melalui hotel-hotel lokal akan menerima insentif tersebut.

Dengan dana hingga Rp 60 miliar yang dialokasikan untuk rencana tersebut, negara berharap dapat menarik lebih dari 35.000 pengunjung. Selain Malta, beberapa negara di Eropa telah mengeluarkan skema pariwisata serupa di tengah pandemi untuk meningkatkan ekonomi lokal usai penutupan pariwisata.

Desa Santo Stefano di Sessanio, Italia, pada bulan Oktober 2020 lalu telah menggelontorkan dana sebesar Rp 759 juta untuk membayar wisatawan yang bertandang ke wilayah tersebut. Sedangkan, desa Abruzzo di Italia akan memberikan akses hibah bulanan selama tiga tahun bagi mereka yang memulai bisnis.

Malta memiliki tingkat vaksinasi COVID-19 tertinggi di Uni Eropa (UE) setelah memberikan setidaknya satu dosis kepada 42 persen orang dewasa. Negara tersebut juga telah mencatat penurunan tajam dari kasus baru COVID-19.

Persentase yang menunjukkan hasil positif turun menjadi 2,6 persen. Lebih lanjut, Pemerintah Malta telah mendesak UE memperkenalkan paspor vaksin untuk memfasilitasi perjalanan.