Tips, travel, Wisata

Fenomena Air Terjun Api di Amerika Serikat

California – Fenomena yang satu ini hanya muncul sekali setahun, air terjun api. Tahun ini air terjun api akan muncul tepat saat Imlek.

Taman Nasional Yosemite, California, Amerika Serikat mengumumkan kabar gembira. Air terjun Horsetail Firefall akan kembali muncul di akhir pekan.

Seperti namanya, air terjun ini punya fenomena unik setiap tahunnya. Air terjun ini akan terlihat seperti aliran lava setiap bulan Februari.

Bukan lava sungguhan, tapi pantulan sinar matahari ke arah air terjun membuatnya bersinar bagaikan lava. Merah merekah, air terjun yang dijuluki Ekor Kuda ini menyala bagaikan disiram api.

Karena butuh sudut dan kemiringan yang sesuai, air terjun api ini hanya muncul sekali setahun. Pas banget, tahun ini bertepatan dengan Imlek, tanggal 12 Februari 2021.

Menurut National Service, Air terjun Api akan berlangsung selama 12 hari. Pengunjung bisa menikmatinya mulai dari tanggal 12-24 Februari 2021 dari mulai petang sampai 7 malam.

Panorama ini bisa dilihat dari area El Capitan yang merupakan lokasi piknik di Taman Nasional tersebut. Dengan ketinggian 480 meter, air terjun ini akan terlihat sangat menakjubkan.

Untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di tempat ini, pengunjung harus terlebih dahulu memesan tiket pass day. Syarat ini juga berlaku bagi lansia atau pemegang tiket tahunan.

Diduga akan ramai, pembatasan parkir akses pengunjung dan lalu lintas akan berlaku mulai pukul 12.00-19.00 waktu setempat. Sebelum pandemi, ribuan orang biasanya datang ke sini untuk menyaksikan fenomena ini.

Hanya akan terjadi pada saat senja, Air terjun Api akan terlihat sangat cantik dengan latar langit yang sedikit sendu. Fenomena ini pun berlangsung dengan waktu yang singkat.

Ada pemandangan berbeda saat berkunjung ke taman nasional yang ada di Amerika Serikat ini. Di Taman Nasional Yosemite, kamu bisa menemukan fenomena unik dan langka, yaitu ‘air terjun api’.

Dilansir Usa Today, fenomena unik Yosemite ‘Firefall’ atau ‘air terjun api’ ini berhasil menyita perhatian wisatawan.

Meski disebut dengan ‘air terjun api’, air terjun ini bukanlah api sungguhan, lho. Namun, bias cahaya dari sinar matahari yang membuat air terjun ini seolah memiliki lelehan lahar yang mengalir dari tebing.

Mengutip laman resmi Taman Nasional Yosemite, fenomena langka terjadi di Air Terjun Horsetail yang mengalir di sebelah selatan El Capitan yang ada di Lembah Yosemite.

Fenomena ini muncul ketika cahaya dari sudut matahari terbenam, memantul langsung ke air terjun. Cahaya berwarna merah-oranye tersebut terbiaskan oleh air yang jatuh, sehingga terlihat seperti api yang terjun dari atas tebing.

Karena keunikannya tersebut, fenomena ini selalu jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Biasanya, fenomena unik ini terjadi pada pertengahan Februari setiap tahunnya.
Hal ini dikarenakan posisi bumi terhadap matahari saat pertengahan sampai akhir Februari membuat sinar matahari yang jatuh tepat pada air terjun.

Sementara itu, waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena ini adalah di sore hari atau beberapa saat sebelum matahari terbenam.

Mengutip Lonely Planet, waktu yang paling tepat untuk melihat fenomena ‘air terjun api’ ini adalah 5-15 menit sebelum matahari terbenam.

Sedangkan pada tahun ini, wisatawan bisa melihat pemandangan tersebut antara tanggal 13-24 Februari 2021. Fenomena ‘air terjun api’ bisa terlihat sangat jelas saat langit cerah tak berawan dan air mengalir dengan deras.